#SabdaAlam . Perayaan imlek identik dengan warna merah, barongsai, petasan, kue manisan,
hingga angpao (itu yang gue suka). Akan tetapi tebu juga memiliki filosofis
tersendiri pada perayaan tahun baru masyarakat tionghoa ini (widiww). Bedewe sebenarnya
ini Cuma sekedar share gue doang , bukan niat sotoy apalagi sok tau, kalo mau
tau benernya tanya temen-temen lu yang ngerti soal ginian.
Mungkin sebagian readers belum
tahu mengapa perayaan imlek juga identik dengan tebu ? Padahal di beberapa daerah sebenarnya satu
hari (dua atau tiga hari juga bisa sih) sebelum perayaan imlek digelar pasti
banyak kita jumpai penjual tebu di pinggir-pinggir jalan.
Nah, ceritanya waktu itu gue mau liputan buat program pecinan dan dapet
tugas tentang filosofi tebu di imlek. Atleast
gue coba meluncur ke daerah yang banyak orang tionghoanya. Gue tanya ke salah
satu orang tionghoa yang agak tua tua gitu, istilahnya beliau itu disebut elder (orang yang dituakan) nya lah ya, dia jawab,
“Kepercayaan terhadap tebu di kalangan warga masyarakat tionghoa telah ada sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang silam , jadi beliau ga bisa mastikan juga, karena beliau belum lahir. Nah masyarakat tionghoa juga percaya bahwa tebu merupakan salah satu tanaman yang mampu mendatangkan hoki atau rejeki , atau mengusir roh binatang jahat pada saat malam imlek”.
Karena gue Cuma ngangguk – ngangguk (ibaratnya mau gak mau ngerti gitu). Narsumb gue coba ngeyakinin gue dengan alasan yang menurut dia bisa di pahami oleh logika katanya. Beliau menjawab,
“jadi itu tebu panjang, ditaruh di dekat pintu rumah, jadi nanti pas imlek dewa dewa turun dari langit pake itu tebu”.
Gue pun cukup ngangguk ngangguk sambil tetep record kamera. Habis itu ngobrol – ngobrol dikit tentang kehidupan
narsumb gue. Habis itu dia sembahyang gitu ke dewa – nya , jadi kan dia punya
semacam tempat sembahyangnya gitu. Karena gue muslim yang baik hati, dan tetep
sholat dhuhur 4 rokaat. (ya iyalah). Gue biarin dia ibadah , dan setelahnya gue
pamit.
Okeh balik sebalik baliknya , tebu yang dipake buat imlek itu tebu yang
ber-batang panjang dan ruasnya banyak cuy. Why, karena kepercayaannya batang
yang makin panjang dan banyak ruasnya itu makin bagus, karena tebu yang panjang
berarti umur yang panjang. Ruas ruas banyak itu berarti tahapan hidup matang
plus rezeki yang banyak , ya istilahnya hidup lu yang ke upgrade so rezeki juga
ke update. Wow.
Kriteria tebu yang dipake itu minimal panjangnya harus dua meter lebih. Tebu
imlek juga merupakan tebu khusus yang dirawat, disayang sayang , dan di
perhatikan banget ama petani tebu. Jadi kalo lu punya pacar yang kurang
perhatian , mungkin lu harus macarin petani tebu. Karena tebu yang manis aja
diperhatiin, apalagi kamu. Ciyyeee ,.. tapi tebu yang kece hasil perawatan
petani khusus ini dijual mahal lho. Harganya beda ama tebu biasa. Ya mungkin
istilahnya kalo lu mau special, diperhatikan, dijaga, disayang sayang, jangan
pacaran. Gitu, … (muka maksain ngerti ceritanya).
Nah selanjutnya, Jika readers, melihat dan memperhatikan proses tumbuhnya
tebu di bumi in (ya iyalah masa iya dibulan). Ketika di tanam mata tunas yang menempel pada ruas tebu secara
perlahan namun pasti menjelma sebagai tanaman tebu baru. tebu muda ini terus tumbuh menjulang tinggi
ke angkasa (sampe bulan ya .. ) ujung ujungnya tebu akan merunduk ke bumi. Jadi
udah tinggi, gede, tetep masih ngerunduk. Kaya filosofi padi ya.
Bagi gue juga nih , Proses tumbuhnya tebu baru ini hampir sama persis mirip
dikit dengan alur kehidupan manusia. Jadi ceritanya saat masih muda belia,
remaja , baru belajar gimana caranya pipis yang bener, yah ibaratnya masa masa
dimana kamu akan telah mencapai batas maksimal akil baligh. Haha., sori Cuma becanda
, jadi ketika manusia akan berlomba-lomba menggapai cita-citanya seiring dengan
bertambahnya usia manusia akan mengalami
masa kematangan emosional. Itulah kenapa akan merunduk. Sebagai mahluk yang
sempurna, manusia yang merupakan anak cucu adam dan hawa. sebaiknya harus bisa
mawas diri melihat ke bawah jauh lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan
sejati, Yeah. itulah makna yang tersimpan dalam tebu.
But , emang kita harus tetep bermanfaat sesame makhluk hidup, ya cara paling
gampang lu mungkin bisa share post artikel #SabdaAlam gue yang ini tentang
tebu. Hehe . moga hidup gue dan hidup lu kece, sehingga kita dapat memanfaatkan
rasa ke-tebu-an kita dengan optimal. Blehh
Jangan lupa cek artikel #SabdaAlam gue yang lain.


wah bentar lg imlek yak, jombang bakal rame nih, jd gk sabar
ReplyDeleteWaah baru nyadar kalo tebu ternyata ada hubungannya sama imlek. nice inpo (y)
ReplyDelete