Iklan Ads

Tiada Janji [B]

Bawa aku memahami detik penantianku.
Menikmati rotasi mentari dan rembulan.
Melukis awan yang berganti bintang.
Merasakan titik air, hembus angin,
hingga dingin yang bersemayam
dalam kabut.

- Tiada Janji -
(18 Juli 2016)


Suara ini tidak berani mengucap janji,
akan kekayaan dalam perjalanan hidup nanti.
sebab disadari,
bahwa setiap sen harta,
ialah milik Allah bukan milik raga ini. 

Raga ini pula takut menjanjikan tempat di surga,
karena diri ini sadar ,
surga tiada lain milik Allah,
bukan milik jiwa yang tak lepas dari dosa ini.

Jiwa ini juga tidak utuh
menjanjikan kenyamanan dan ketentraman.
sebab semua itu adalah nikmat Allah
yang tiada abadi di miliki.

Rasa ini hanya mampu menjanjikan
untuk mengajak berjuang bersama .
berusaha tidak lelah menemani
tiap langkah tangga hidup yang  kita tapaki.

Suara ini,
berusaha mengingatkan bila lalai.
Bersiap raga melindungi,
bila ada marabahaya.

Meski pada akhirnya rasa diantara kita sama sama menyadari.
Bahwa segala nikmat, kemudahan beribadah ,
daya upaya berjuang, tiada lain atas tanpa campur tangan Allah.

Kini kembali ku tegaskan.
Diri ini tidak menjanjikan dunia layaknya yang diinginkan orang itu.
aku seperti ini, karena ku yakin kamulah duniaku.

[B]

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Tiada Janji [B]"

Post a Comment