Konsep Khalayak
Konsep khayalayak disini merupakan produk konteks sosial yang telah ada sejak jaman yunani kuno. Dimana pada saat itu khalayak
diartikan sebagai sekumpulan orang yang menonton suatu pertunjukan gladiator pada
masa itu (yang mengarah pada kepentingan budaya, pemahaman, dan kebutuhan
informasi yang sama atau
kebutuhan akan hiburan). Jika dikaitkan dengan masa sekarang, khalayak dikonsepsi merujuk pada sekumpulan orang yang terbentuk
dari hasil kegiatan komunikasi yang dilakukan dalam jumlah besar yang merespon
kepada pola pasokan media tertentu. Kemudian teknologi mesin cetak hadir melahirkan khalayak yang tidak lagi
terbatas pada dimensi ruang dan waktu.
Khalayak
Asli
Sebagaimana konsep khalayak diatas berawal dari
jaman yunani kuno khalayak asli terletak pada pertunjukan/teatrikal yang
menyerap atau mengumpulkan orang-orang dalam jumlah besar dalam tempat tertantu
yang mencari hiburan yang menjadi gagasan awal khalayak.
Khalayak
Massa ke Pasar
Khalayak massa ini besar, dari berbagai lini dan sangat tersebar, dimana anggotanya tidak saling mengenal dan tidak dapat mengenal satu sama
lain. Pandangan mengenai khalayak massa yang lain kurang berupa penggambaran
realitas daripada penekanan jenis-jenis tertentu dari kondisi produksi dan
distribusi massal dari berita dan hiburan.
Tujuan
dari Penelitian Khalayak
·
Tujuan Media Sentris
Mengukur jangkauan nyata dan
potensial u/tujuan pembukuan dalam & Iklan (Penjualan & rating),
mengatur
sikap yang diambil khalayak,
mencari
kesempatan pasar khalayak yang baru dan menguji produk &
meningkatkan efektifitas dari perspektif pengirim
·
Tujuan Media Sentris
Memenuhi tanggung jawab untuk, mengevaluasi Kinerja media, mengelompokkan motif khalayak, mengungkap interpretasi makna, mendalami konteks penggunaan media
serta menilai efek yang sebenarnya dari khalayak.
Tradisi
Penelitian Alternatif
• Tradisi Struktural dari
Pengukuran Khalayak
• Tradisi Behavioral : efek &
Penggunaan media
• Tradisi budaya & analisis
penerimaan
Isu Khalayak dalam Urusan Publik
•
Pengguna
Media yang menjadi candu
•
Khalayak
Massa & Kelompok
Sosial
Kecil
•
Perilaku
Khalayak yang aktif
dan Pasif
•
Manipulasi
atau Resistensi
•
Hak
Khalayak Minoritas
•
Implikasi
Teknologi Media Baru
Jenis-jenis Khalayak
Khalayak
dilihat dari sumbernya yaitu masyarakat dan media yang memiliki level makro dan
mikro. Pada level makro ada kelompok/public sosial yang disebut khalayak media,
pada level mikro ada perangkat kepuasan yang disebut khalayak saluran/konten.
Khalayak sebagai Kelompok atau
Publik
• Kondisi masyarakat yang
berpengaruh melawan pembentukan khalayak sebagai kelompok dan publik termasuk,
utamanya adalah pemerintahan totaliter dan media yang termonopoli secara
komersial tingkat tinggi. Unsur penting dalam versi audience sebagai publik
atau kelompok sosial adalah pra eksistensi dari kelompok sosial yang aktif,
interaktif dan sebagian besar otonom yang dilayani media tetapi keberadaannya
tidak tergantung pada media.
Perangkat
kepuasan sebagai Khalayak
• Istilah ‘perangkat kepuasan’ (gratification set) dipilih
untuk merujuk pada banyak kemungkinan bagi khalayak untuk membentuk ulang
berdasarkan kesukaan, kebutuhan, atau pilihan yang terkait media. Penggunaan kata ‘perangkat’
menyatakan bahwa khalayak semacam itu biasanya adalah kumpulan individu yang
tersebar, tanpa ikatan bersama. Meskipun khalayak sebagai ‘publik’ sering kali
memiliki serangkaian kebutuhan dan kepentingan media yang luas, dan mendapatkan
kesatuannya dari karakteristik sosial bersama.
Khalayak Media
• Jenis khalayak ini dekat dengan
gagasan akan ‘khalayak massa’ karena seringkali sangat besar, tersebar, dan
heterogen, tanpa pengaturan, atau struktur internal. Hal ini juga serupa dengan
gagasan umum dari ‘pasar’ untuk jenis layanan konsumen tertentu. Khalayak terus-menerus membedakan antarmedia
menurut pengguna sosial dan fungsi tertentu atau menurut tanggapan keuntungan
dan kerugian masing-masing.
Khalayak sebagaimana yang
didefenisikan oleh Saluran atau Korban
• Khalayak versi ini juga konsisten dengan pemikiran pasar,
berdasarkan pada khalayak yang merupakan sekelompok konsumen untuk produk media
tertentu. Khalayak terdiri atas baik dari konsumen yang membayar maupun dari
produsen dan keuntungan yang dikirimkan kepada pengiklan per unit dari produk media
dan dikenakan biaya yang sesuai.
Jangkauan Khalayak
• Khalayak yang tersedia : Semua yang memiliki keahlian dasar (misalnya literasi)
dan/atau kemampuan penerimaan
•
Khalayak
yang membayar : Mereka yang memang membayar untuk produk media, baik surat kabar, masuk
bioskop, sewa video, CD, maupun buku
•
Khalayak
yang penuh perhatian : Mereka yang memang benar membaca, menonton, atau
mendengar konten tertentu
• Khalayak internal : Mereka yang memberikan perhatian pada bagian, jenis, atau
produk konten tertentu
•
Khalayak
kumulatif : Proporsi keseluruhan dari khalayak potensial yang dijangkau selama
periode waktu tertentu
•
Khalayak
target : Bagian dari khalayak potensial yang dipilih untuk dijangkau oleh sumber
tertentu (misal;pengiklan)
Aktivitas dan Selektifitas
Makna dan konsep aktifitas khalayak :
•
Selektifitas
: khalayak semakin aktif, semakin pemilih dan diskriminasi
•
Keterlibatan,
khalayak terjebak dalam
pengalaman media terus-menerus yang juga disebut ‘rangsangan afektif’
•
Utilitarianisme,
khalayak merupakan ‘perwujudan
dari konsumen yang memiliki kepentingan pribadi’
•
Kebal
terhadap pengaruh, khalayak
menekankan batasan yang diatur untuk tidak menginginkan adanya pengaruh atau
pembelajaran
•
Memiliki
tujuan, khalayak yang
terlibat dalam pengolahan kognitif dari informasi yang datang serta pengalaman
yang dimiliki.
KESIMPULAN
• Konsep ini dipahami secara berbeda dari sudut pandang
yang berbeda. Untuk sebagian besar industri media, khalayak kurang lebih sama
dengan pasar bagi layanan media dan dikelompokkan berdasarkan hal tersebut.
Dari sudut pandang khalayak pandangan mengenai khalayak ini bersifat periferal
atau tidak dipahami.

Belum ada tanggapan untuk "TEORI KHALAYAK DAN TRADISI SOSIAL"
Post a Comment