Iklan Ads

TEORI KHALAYAK DAN TRADISI SOSIAL



 
Teori Khalayak dan tradisi Sosial
Teori Khalayak dan Tradisi Sosial (gambar : pexels)
Konsep Khalayak
Konsep khayalayak disini merupakan produk konteks sosial yang telah ada sejak jaman yunani kuno. Dimana pada saat itu khalayak diartikan sebagai sekumpulan orang yang menonton suatu pertunjukan gladiator pada masa itu (yang mengarah pada kepentingan budaya, pemahaman, dan kebutuhan informasi yang sama atau kebutuhan akan hiburan). Jika dikaitkan dengan masa sekarang, khalayak dikonsepsi  merujuk pada sekumpulan orang yang terbentuk dari hasil kegiatan komunikasi yang dilakukan dalam jumlah besar yang merespon kepada pola pasokan media tertentu. Kemudian teknologi mesin cetak hadir melahirkan khalayak yang tidak lagi terbatas pada dimensi ruang dan waktu.

Khalayak Asli
Sebagaimana konsep khalayak diatas berawal dari jaman yunani kuno khalayak asli terletak pada pertunjukan/teatrikal yang menyerap atau mengumpulkan orang-orang dalam jumlah besar dalam tempat tertantu yang mencari hiburan yang menjadi gagasan awal khalayak. 

Khalayak Massa ke Pasar
Khalayak massa ini besar, dari berbagai lini dan sangat tersebar, dimana anggotanya tidak saling mengenal dan tidak dapat mengenal satu sama lain. Pandangan mengenai khalayak massa yang lain kurang berupa penggambaran realitas daripada penekanan jenis-jenis tertentu dari kondisi produksi dan distribusi massal dari berita dan hiburan.

Tujuan dari Penelitian Khalayak
·         Tujuan Media Sentris
Mengukur jangkauan nyata dan potensial u/tujuan pembukuan dalam & Iklan (Penjualan & rating), mengatur sikap yang diambil khalayak, mencari kesempatan pasar khalayak yang baru dan menguji produk & meningkatkan efektifitas dari perspektif pengirim
·         Tujuan Media Sentris
Memenuhi tanggung jawab untuk, mengevaluasi Kinerja media, mengelompokkan motif khalayak, mengungkap interpretasi makna, mendalami konteks penggunaan media serta menilai efek yang sebenarnya dari khalayak.

Tradisi Penelitian Alternatif
      Tradisi Struktural dari Pengukuran Khalayak
      Tradisi Behavioral : efek & Penggunaan media
      Tradisi budaya & analisis penerimaan

Isu Khalayak dalam Urusan Publik
         Pengguna Media yang menjadi candu
         Khalayak Massa & Kelompok Sosial Kecil
         Perilaku Khalayak yang aktif dan Pasif
         Manipulasi atau Resistensi
         Hak Khalayak Minoritas
         Implikasi Teknologi Media Baru

Jenis-jenis Khalayak
Khalayak dilihat dari sumbernya yaitu masyarakat dan media yang memiliki level makro dan mikro. Pada level makro ada kelompok/public sosial yang disebut khalayak media, pada level mikro ada perangkat kepuasan yang disebut khalayak saluran/konten.

Khalayak sebagai Kelompok atau Publik
      Kondisi masyarakat yang berpengaruh melawan pembentukan khalayak sebagai kelompok dan publik termasuk, utamanya adalah pemerintahan totaliter dan media yang termonopoli secara komersial tingkat tinggi. Unsur penting dalam versi audience sebagai publik atau kelompok sosial adalah pra eksistensi dari kelompok sosial yang aktif, interaktif dan sebagian besar otonom yang dilayani media tetapi keberadaannya tidak tergantung pada media.

Perangkat kepuasan sebagai Khalayak
      Istilah ‘perangkat kepuasan’ (gratification set) dipilih untuk merujuk pada banyak kemungkinan bagi khalayak untuk membentuk ulang berdasarkan kesukaan, kebutuhan, atau pilihan yang terkait media. Penggunaan kata ‘perangkat’ menyatakan bahwa khalayak semacam itu biasanya adalah kumpulan individu yang tersebar, tanpa ikatan bersama. Meskipun khalayak sebagai ‘publik’ sering kali memiliki serangkaian kebutuhan dan kepentingan media yang luas, dan mendapatkan kesatuannya dari karakteristik sosial bersama. 

Khalayak Media
      Jenis khalayak ini dekat dengan gagasan akan ‘khalayak massa’ karena seringkali sangat besar, tersebar, dan heterogen, tanpa pengaturan, atau struktur internal. Hal ini juga serupa dengan gagasan umum dari ‘pasar’ untuk jenis layanan konsumen tertentu.  Khalayak terus-menerus membedakan antarmedia menurut pengguna sosial dan fungsi tertentu atau menurut tanggapan keuntungan dan kerugian masing-masing.

Khalayak sebagaimana yang didefenisikan oleh Saluran atau Korban
      Khalayak versi ini juga konsisten dengan pemikiran pasar, berdasarkan pada khalayak yang merupakan sekelompok konsumen untuk produk media tertentu. Khalayak terdiri atas baik dari konsumen yang membayar maupun dari produsen dan keuntungan yang dikirimkan kepada pengiklan per unit dari produk media dan dikenakan biaya yang sesuai.


Jangkauan Khalayak
      Khalayak yang tersedia : Semua yang memiliki keahlian dasar (misalnya literasi) dan/atau kemampuan penerimaan
      Khalayak yang membayar : Mereka yang memang membayar untuk produk media, baik surat kabar, masuk bioskop, sewa video, CD, maupun buku
      Khalayak yang penuh perhatian : Mereka yang memang benar membaca, menonton, atau mendengar konten tertentu
      Khalayak internal : Mereka yang memberikan perhatian pada bagian, jenis, atau produk konten tertentu
      Khalayak kumulatif : Proporsi keseluruhan dari khalayak potensial yang dijangkau selama periode waktu tertentu
      Khalayak target : Bagian dari khalayak potensial yang dipilih untuk dijangkau oleh sumber tertentu (misal;pengiklan)


Aktivitas dan Selektifitas
Makna dan konsep aktifitas khalayak :
         Selektifitas : khalayak semakin aktif, semakin pemilih dan diskriminasi
         Keterlibatan, khalayak terjebak dalam pengalaman media terus-menerus yang juga disebut ‘rangsangan afektif’
         Utilitarianisme, khalayak merupakan ‘perwujudan dari konsumen yang memiliki kepentingan pribadi’
         Kebal terhadap pengaruh, khalayak menekankan batasan yang diatur untuk tidak menginginkan adanya pengaruh atau pembelajaran
         Memiliki tujuan, khalayak yang terlibat dalam pengolahan kognitif dari informasi yang datang serta pengalaman yang dimiliki.

KESIMPULAN
      Konsep ini dipahami secara berbeda dari sudut pandang yang berbeda. Untuk sebagian besar industri media, khalayak kurang lebih sama dengan pasar bagi layanan media dan dikelompokkan berdasarkan hal tersebut. Dari sudut pandang khalayak pandangan mengenai khalayak ini bersifat periferal atau tidak dipahami.



Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "TEORI KHALAYAK DAN TRADISI SOSIAL"

Post a Comment