Iklan Ads

Fungsi Film

 Marselli Sumarno menyebut fungsi film memiliki nilai pendidikan. Nilai pendidikan sebuah film tidak sama dengan kata pendidikan di bangku sekolah  atau  kuliah.  Nilai  pendidikan  sebuah  film  mempunyai  makna sebagai  pesan-pesan  moral  film  yang  semakin  halus  pembuatannya  akan semakin  baik.  Pesan  pendidikan  di  sebuah  film  bila  dibuat  dengan  halus akan  menimbulkan  kesan  bahwa  khalayak  tidak  merasa  digurui.  Hampir semua film mengajari atau memberi tahu khalayak tentang sesuatu, karena dengan menonton film khalayak dapat belajar bagaimana bergaul dengan orang  lain,  bertingkah  laku,  berpenampilan  dan  sebagainya  (Sumarno, 1996:97).  Bahkan  film  cerita  yang  memiliki  tujuan  komersil  biasanya memiliki pesan moral yang terselip di dalamnya.

Beberapa fungsi film yang diproduksi sering kita temui misalnya, fungsi informasional dapat ditemukan pada film berita (newsreel), fungsi instruksional  dapat  dilihat  dalam  film  pendidikan,  fungsi  persuasif
terkandung  dalam  film  dokumenter,  sedangkan  fungsi  hiburan  dapat ditemukan pada jenis film cerita.
Perlu  diketahui  dan  diingat  bahwasanya  setiap  film  selalu mengandung  unsur  hiburan.  Film  informasional,  instruksional,  maupun persuasif  selain  mengandung  pesan  yang  memungkinkan  terlaksananya fungsi juga harus memberikan kesenangan atau hiburan kepada khalayak. 

Marselli Sumarno menambahkan bahwa film selain memiliki empat fungsi tersebut diatas juga memiliki suatu nilai artistic. Nilai  artistic sebuah film dapat terwujud bila nilai keartistikannya ditemukan pada seluruh unsurnya. (Sumarno, 1996:97).

Referensi = Marselli Sumarno. 1996. Dasar-Dasar Apresiasi Film. Jakarta: Grasindo

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Fungsi Film"

Post a Comment