Televisi sebagai media massa elektronik yang ditemukan sekitar abad ke-18 memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh media massa yang lainnya. Dalam penelitian ini televisi diartikan sebagai televisi siaran (Television Broadcast) yang merupakan media dari jaringan komunikasi dengan ciri-ciri yang dimiliki komunikasi massa yaitu berlangsung satu arah komunikatornya terlembaga,
pesannya bersifat umum, sasarannya menimbulkan keserempakan, dan komunikatornya heterogen. Televisi berasal dari bahasa Yunani “tele” yang berarti jauh dan “vision” yang berarti penglihatan.(Onong Uchjana Effendy. Ilmu Komunikasi. Bandung Cv: Mandar Maju. 1989)
Televisi merupakan media komunikasi jarak jauh dengan penayangan gambar dan pendengaran suara, baik melalui kawat maupun secara elektromagnetik tanpa kawat. Televisi adalah sistem penyiaran dengan disertai bunyi (suara) melalui kabel atau angkasa dengan menggunakan alat yang mengubah cahaya (gambar) dan bunyi (suara) menjadi gelombang listrik dan mengubahnya kembali menjadi berkas cahaya yang dapat didengar.
Pengertian program televisi yaitu kata “Program” itu sendiri berasal dari bahasa inggris Programme atau yang berarti acara atau rencana. Undang-undang penyiaran Indonesia tidak menggunakan kata program untuk acara, tetapi menggunakan istilah “siaran” yang didefinisikan sebagai pesan yang disajikan dalam berbagai bentuk. Namun kata “program” lebih sering digunakan dalam dunia penyiaran di Indonesia daripada kata “siaran” untuk mengacu kepada pengertianacara. Program adalah segala hal yang ditampilkan stasiun penyiaran untuk memenuhi kebutuhan audience nya. (Morissan. Jurnalistik Televisi Muktahir. 2004. Ghalia Indonesia. Bogor).
Dengan demikian disimpulkan bahwa pengertian program adalah segala hal yang ditampilkan stasiun penyiaran untuk memenuhi kebutuhan audience nya. Program atau acara yang disajikan adalah faktor yang membuat audience tertarikuntuk mengikuti siaran yang dipancarkan stasiun penyiaran, apakah itu radio atau televisi. Program menjadi ujung tombak stasiun televisi karena pemirsa secara
langsung melihat dari program-program yang disajikan setiap hari dan program mempunyai arti yang sangat penting dalam menginterpretasikan identitas sebuah televisi.
Suatu program televisi selalu mempertimbangkan agar program acara tersebut itu digemari atau dapat diterima oleh audience. Berikut ini empat hal yang terkait dalam karakteristik suatu program televisi.Dari berbagai macam program yang disajikan stasiun jenis-jenis program
terbagi menjadi dua bagian yaitu :
(a) Program informasi, adalah segala jenis siaran yang bertujuan untuk memberitahukan tambahan pengetahuan (informasi) kepada khalayak.
(b) Program hiburan, adalah segala bentuk siaran yang bertujuan untuk menghibur audience dalam bentuk musik, lagu, cerita, dan permainan. Program yang temasuk dalam kategori hiburan adalah drama, musik, dan permainan (game), beberapa contohnya: Drama, adalah pertunjukan (show)
yang menyajikan cerita mengenai kehidupan atau karakter seseorang atau beberapa orang (tokoh) yang diperankan oleh pemain (artis) yang melibatkan konflik dan emosi. Sinetron, merupakan drama yang menyajikan cerita dari berbagai tokoh secara bersamaan. Masing-masing tokoh
memiliki alur cerita mereka sendiri-sendiri tanpa harus dirangkum menjadi suatu kesimpulan.Film,televisi menjadi media paling akhir yang dapat menayangkan film sebagai salah satu programnya karena pada awalnya tujuandibuatnya film untuk layar lebar. Kemudian film itu sendiri di distribusikan menjadi VCD atau DVD setelah itu film baru dapat ditayangkan di televisi.
Belum ada tanggapan untuk "Televisi (Definisi)"
Post a Comment