Sebuah syair pujangga yang berbunyi :
Kalau harus menjadi debu
Aku akan menjadi debu bagimuSeperti juga awan yang tak pernah jemu menaklukkan matahari.
Andai saja angin tahu, bahwa badai jua tak kunjung turun dari tahta.
Menikam nurani mereka,
Ruh yang bersujud di bumi, meraung, dan berteriak kebenaran.
Syair tersebut membuat rekan – rekan yang memiliki rasa
ingin tahu tinggi terhadap isu umroh yang dibiayai anggaran dari kantong rakyat
ini. Saat mengurai informasi dan mengangkat fakta mengenai siapa saja pegawai
negeri sipil lingkup pemkot dan masyarakat tertentu, yang beruntung berangkat
umroh menggunakan uang rakyat ini.
Pihak dinas terkait enggan memberikan keterangan perihal
identitas para pemenang hadiah ibadah umroh. Lantaran kepala bagiannya tengah MENJALANKAN
IBADAH UMROH DI TANAH SUCI. Sebuah kebetulan yang tidak diharapkan.
Akan tetapi diketahui terdapat 75 orang yang terdaftar akan mengikuti
perjalanan dinas umroh yang dibiayai apbd kota makassar. Selain pegawai negeri,
mereka berasal dari warga non pns. Warga sipil ini adalah para pemenang
sejumlah lomba yang digelar pemkot makassar.
Namun tak diketahui siapa saja para pemenang ibadah umroh
itu. Lantaran pihak bagian kesra pemkot makassar enggan memberikan informasi.
Dan menurut pegawai bagian kesra, bernama Syarifudin M. . Hal itu merupakan
wewenang kepala bagian yang saat ini tengah menjalankan ibadah umroh di Arab Saudi.
Selain itu, bidang bagian kesra pemkot makassar menganggarkan sekiranya 2,4
miliar rupiah yang bersumber dari APBD kota Makassar untuk kepentingan perjalanan
dinas ibadah umroh ini.
Ironisnya pihak berkepentingan menutupi informasi ini. Sebelumnya
informasi yang menjadi bincang bincang kecil di lingkungan pemkot ini mulai
muncul di permukaan. Ialah sejak terpublikasinya informasi kegiatan lelang
tender perjalanan dinas ibadah umroh pada website layanan pengadaan secara
elektronik atau LPSE kota makassar.
Lalu, Sehari kemudian informasi tersebut dihapus dengan
sengaja oleh pihak terkait.
Kasubag pengendalian administrasi bagian EkBang, Surahman
mengatakan, “tender perjalanan dinas ibadah umroh ini dibatalkan karena alasan
penawaran tak memenuhi syarat administrasi. Sehingga terhapus secara otomatis”.
Surahman menambahkan, hingga saat ini belum ada pemenang
tender perjalanan dinas ibadah umroh. Sambil menunggu instruksi dari bagian
kesra selaku pengusul tender.

Belum ada tanggapan untuk "WISATA HATI YANG MEMAKAN KANTONG HATI (3)"
Post a Comment