Iklan Ads

URGENSI MEDIA CENTER UNTUK LDK




“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(QS. An Nahl [16]: 125).



Pentingnya Media Center untuk LDK

  • Membantu status pengakuan LDK baik secara de facto dan de jure .
  • Perpanjangan tangan dari Syiar dakwah. Karena media lebih luas jangkauannya. Syiar LDK terlalu terfokus kepada event. Sehingga setiap amanah media yang dijatuhkan kepada divisi syiar, pasti tidak akan terlaksana dengan baik, karena divisi syiar tersebut terlalu disibukan oleh event berbentuk kajian, seminar, dan lain-lain.
  • Sarana informatif, edukatif, dan hiburan. Target dakwah kita juga memerlukan sebuah karya media yang memenuhi kebutuhan informasi dirinya. Seperti info seputar kampus, kemacetan, event menarik, kejadian, dan lain-lain. Dari sisi edukasi, hal ini dapat kita isi dengan membuat semacam karya media seperti video tutorial, komik tutorial, artikel siroh ataupun tips-tips yang dikemas secara menarik. Semua manusia tentu membutuhkan hiburan. Begitupun para target dakwah bahkan aktivis dakwah itu sendiri. Nilai hiburan diambil sebagai fungsinya untuk menarik perhatian dari khalayak. Kebutuhan akan nilai inilah yang menjadi pentingnya media dari ldk untuk sasaran dakwahnya.
  • Manajemen isu. Isu yang dikendalikan oleh media, lebih luas jangkauannya dan lebih besar peluang suksesnya daripada manajemen isu yang disebar melalui cara seperti dakwah fardiyah atau menggunakan kekuatan personal. Manajemen isu, mengendalikan citra LDK, mendongkrak peserta kajian atau kegiatan, hingga menjadi alat propaganda, atau bahkan mengendalikan pikiran banyak orang.
  • Cara untuk menghalau isu negatif hingga cyber war. Isu negatif yang disebarkan melalui media yang memiliki idealis yang cenderung beralawanan dengan dawakh. Bisa dihalau dengan kekuatan media. Dengan kata lain, fungsi ini dapat kita sebut dengan “media penyadar umat”.
  • Saluran untuk memudahkan menyalurkan suatu ide atau paham kepentingan. Setiap media memiliki idealis dan kepentingan mereka tersendiri. Semisal, media kita digunakan untuk mendesain suatu pesan yang menjadi poin kepentingan LDK kita. Contoh sederhananya, jika ada kader kita yang di angkat menjadi calon Presiden Mahasiswa ataupun jabatan lainnya. Maka tim media LDK berfungsi sebagai pengantarnya dalam berkampanye (tim sukses) tentu dalam bidang media. Ada pernyataan yang berbunyi. “Dia yang menjadi penguasa media, dia yang menguasai dunia”.



Mengapa media center harus terpisah dari divisi syiar ?

Untuk menjawab ini, saya biasa dipertemukan dengan istilah klasik. Bahwa LDK memiliki sumber daya manusia bidang media yang minim. Sehingga tidak diperlukan adanya perombakan struktur atau penambahan departemen baru. Bagi saya, ini adalah stigma yang keliru. Karena sampai kapanpun tidak akan ada sumber daya mumpuni di bidang media karena tidak adanya wadah kelompok media.
Jika departemen media center telah ada, maka secara otomatis aka nada kepala departemen yang akan bertanggung jawab kepada anggotanya. Adanya program kerja, adanya pertanggung jawaban, adanya program pelatihan yang meliputi kaderisasi anggota media yang terus berkelanjutan. Terciptanya karya, bahkan jenis karya media yang dapat dilombakan untuk kemudian menjadi prestasi untuk kader bahkan LDK tersebut.
Seperti contoh di Rohis Talim Alif Fikom UMB. Alif merupakan lembaga dakwah satu-satunya kala itu yang memilliki departemen khusus media center ini. Sehingga alif kemudian membuat berbagai macam karya media seperti majalah bernama Oase Buletin. Juga pamflet dan mading. Fungsi Media Center sebenarnya tidak terlalu melibatkan pada produksi karya media.

Fungsi Media Center Alif =

  • Rekruitasi SDM media untuk OASE Media. 
  •  Mengadakan pelatihan untuk  peningkatan kader dan karya media.
  • Pusat riset , membantu OASE Media menentukan karya apa yang cocok untuk dibuat.
  • Mencari kesempatan lomba oyang bergerak di bidang media dan cocok dengan keahlian tim Oase Media.
  • Membuat postingan sosial media @talimut.
  • Memanajerial media Talim Alif (Fanpage, Ig, Twitter, youtube, email, mading)
  • Media war, propaganda, membangun citra talim alif, penokohan kader keperluan inisiasi.
  • Membantu meringankan biaya atau beban produksi karya.


Fungsi Oase Media =
  • Membuat karya media (Oase Production, Oase Buletin) 
  •  Membangun tim media produksi.
  • Mengkalkulasikan jumlah biaya atau beban produksi.
  • Mencari sponsor 
  • Membeli, inventarisir alat produksi media.


Hal yang lebih baik lagi selain adanya media center terdapat pula kelompok yang fokus dalam berkarya, bahkan jika perlu langsung pada spesifikasi tipe media yang dibuat. Seperti Oase Production, Oase Buletin, Pusdima TV, Albahrain TV, Inspire Magz, Majalah Nuraniku dan lainnya. Dengan begitu kader media dapat mengoptimalisasikan dirinya karena telah mendapatkan ruangnya dalam berekspresi untuk berperan pada bidang dakwah kontemporer yang kekinian.

Akan tetapi hal yang dapat terjadi dan perlu diwaspadai ialah, saat kader media dan LDK tersebut terlena dengan karya media mereka yang sudah berjalan kemudian melupakan kaderisasi media. Sehingga media LDK yang dulunya ramai karya inovasi menjadi mati suri. Karena masalah klasik tidak adanya SDM mumpuni. 

Atas dasar itulah saya pribadi tidak terlalu menghabiskan energi saya untuk mendiskusikan masalah minim SDM , mati suri-nya karya media LDK, karena sebab nya pasti akan berkutat pada kategori diatas. Benar kan ??

Nah kalau kamu penasaran Mengapa harus ada media center ? atau penasaran  lanjutan dari artikel ini ? silakan klik artikel ini >> MENGAPA HARUS ADA MEDIA CENTER
(( artikel selanjutnya saya akan membahas tentang cara merancang tim media LDK, 
share postingan ini ya ;) ))

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "URGENSI MEDIA CENTER UNTUK LDK"

Post a Comment