Iklan Ads

Awal dan Akhir Komunikasi Massa


Makna awal dari komunikasi massa dan yang masih bertahan, diambil sebagian besar dari gagasan orang sebagai massa dan dari karakteristik media massa yang dipersepsikan daripada ide komunikasi lainnya. Sebagaimana dijelaskan dalam bab sebelumnya, massa dipersepsikan utamanya dalam kaitannya dengan ukuran, anonimitas, ketidaktahuan secara umum, kurangnya stabilitas dan rasionalitas, dan sebagai hasilnya mereka rentan terhadap persuasi dan saran. Massa dianggap perlu untuk dikendalikan dan dipadu oleh kelas dan penguasa yang superior dan media massa menyediakan alat untuk mencapainya. Ketika kekuasaan direbut atas nama kelas yang menekan pada Revolusi Rusia tahun 1917, media massa direkrut untuk melakukan tugas indoktrinasi kembali berdasarkan asumsi yang kurang lebih sama.
Seiring dengan berkembangnya ilmu komunikasi definisi yang lebih formal dari konsep komunikasi massa muncul yang tidak berdasarkan kesan yang tidak teruji, klaim dari publisi atau filsafat social, tetapi dari karakteristik objektif media yang dapat ditentukan dan diuji. Model abstrak komunikasi dibangun dengan ciri tertentu sebagai berikut :
*      Produksi konten yang terpusat oleh saluran besar yang sedikit dengan jaringan pusat-periferi dari penyebaran yang umumnya hierarkis dan satu arah.
*      Organisasi produksi dan distribusi bekerja menurut logika pasar atau sebagai lembaga komunikasi publik yang dikelola Negara
*      Konten pesan dalam bentuk yang terstandar terbuka untuk semua, tetapi juga tunduk pada pengawasan atau control normative dan politik
*      Publik penerima massal terdiri atas banyak individu yang tersebar, anonym, dan tidak saling berhubung.
*      Atribut dari kekuasaan besar untuk melakukan persuasi dan memberikan informasi, muncul dari reputasi atau ketenaran sumber, kotrol saluran monopolistik, penerimaan yang hamper instan, keahlian para praktisi dan dampak yang seharusnya tinggi, serta daya Tarik alat yang bekerja.
 Dapat dikatakan media massa sebagai alat utama dalam komunikasi massa mampu membentuk masa depan umat manusia. Salah satu alasanya adalah bahwa media massa kita akan tumbuh pesat. Pertumbuhan tersebut merupakan dampak sejarah proses komunikasi massa. Sejarah eksistensi manusia akan lebih tepat dijalskan oleh teori transisi (theory of transitions) inti dari teori ini mengatakan bahwa ada perbedaan tahapan di dalam sejarah perkembangan komunikasi manusia.
Menurut Melvin De Fleur dan Sandra J.Ball-Rokeach dalam bukunya Theories of Mass Communication (1989) disebutkan ada lima Revolusi Komunikasi Massa, yaitu :
1.      Zaman tanda dan isyarat (the age of sign and signal)
Era ini adalah awal sejarah perkembangan manusia. Bisa dikatakan, proses komunikasi manusia lebih berdasarkan insting (meski lebih rendah) dan bukan pada rasionya. Era ini menggunakan gerak isyarat bunyi-bunyian dan jenis tanda lain yang dapat digunakan dalam prose komunikasi.

Pada masa ini peran indera pendengar dan faktor fisik menjadi alat yang paling penting dalam proses komunikasi. Misalnya, geraman, dengkuran, jeritan. Semua itu tergantung pada keadaan fisiknya.

Perkembangan penting komunikasi dalam era ini adalah digunakannya bahasa dan tanda isyarat sebagi alat komunikasi. Gerak isyarat dan tanda itu dikenal dengan komunikasi non verbal. Sistem yang dilakukan manusia era ini masih sangat sederhana, dan lambat alat yang digunakanpun masih kuno dan terbatas. Namun keterbatasan ini tetap mempunyai dampak penting bagi kehidupan social mereka khususnya dalam proses pemikirannya dan berdampak dalam proses pertukaran pesan kepada orang lain.

2.      Zaman bahasa lisan (the age of speech and language)
Era ini berjalan kira0kira 300.000 th 200.000 th SM. Era ini ditandai dengan mulai lahirnya embrio kemampuan untuk berbicara dan berbahasa secara terbata-bata dalam kelompok masyarakat tertentu. Manusia jenis Cro Magnon menjadi ciri utama era ini. eCro Mgnon mempunya struktur tengkorak, lidah dan kotak suara seperti yang kita punyai. Ini dapat menjadi bukti bahwa mereka mempunyai kapasitas untuk berbicara. Asal usul percakapan dan bahasa itu muncul sekitar 35.000-40.000 SM

Pada era ini manusia Cro Magnon bisa berkembang karena mereka bisa menggunakan percakapan dan bahasa sebagai alat komunnikasi. Selain itu adapun keuntungan lain yang didapat yaitu mereka dapat mengkonseptualisasi dan merencanakan, berburu dengan lebih terkloordinir dan usaha melakukan perlindungan secara lebih baik

Kata-kata, angka dan symbol lain termasuk aturan berbahasa yang telah dibangun. Dengan sistem simbolik yang dimiliki, individu dapat mengklarifikasi, mengirim, menerima dan mengerti pesan lebih baik. Perubahan komunikasi percakapan dan bahasa telah menghantarkaj budaya mereka berubah secara drastic dan hanya berburu ke pembangunan peradaban klasik yang besar dan monumental.

3.      Zaman Tulisan (the age of writing)
Era ini muncul sekitar 5000 tahun SM. Komunikasi yang dilakukan tidak lagi mengandalkan lisan, tapi tetap tertulis. Sejarah tulisan itu sendiri adalah salah satu proses pergantian dari gambaran piktografi ke sistem fenotis, dari penggunaan gambar ke penggunaan surat sederhana untuk menyatakan maksud yang lebih spesifik. Pada masa ini manusia Cro Magnon menjadi titik awal usaha merekam informasi dengan menggambarkan kembali kehidupan binatang dan adegan dalam berburu binatang pada batu.

Bangsa mesir menjadi penemu pertama pengembang sistem Glyps atau karakter simbolis. Pertama kali mereka mengukir di atas batu, tetapi diwaktu lain mereka menggambar dan melukis. Glyps milik orang mesir ini bisa dijadikan alasan awalnya munculnya standarisasi makna.

Penggunaan karakter untuk mempresentasikan suku kata adalah tahap pertama di dalam pembangunan tulisan phonetic (sistem bunyi ujaran) dan sebuah pemecahan yang cukup besar di dalam komunikasi manusia. Tulisan Alpabet muncul kurang dari seratus tahun kemudian dan berkembang secara pesat. Lambat laun gagasan penggunaan symbol huruf konsosnan dan vocal muncul, lalu adanya suku kata. Awalnya karakter yang dibutuhkan seratus huruf, namun sekarang hanya dua puluh enam huruf saja, seperti yang kita kenal.

Hal yang paling penting dalam era ini adalah perubahan dan menulis di batu ke media portable dan inustri ringan. Ini menunjukkan pertumbuhan teknologi ditambah lagi symbol sistem tulisan yang dapat diproduksi secara cepat. Tingkat melek huruf yang baik menjadi keahlian sangat berharga. Perkembangan lainnya juga dibukanya perpustakaan, doktrin agama dan kitab injil ditulis. Sekolah-sekolah bemunculan. Bahkan seni dan ilmu pengetahuan mulai berkembang. Kesuksesan ini membawa berkah pada perkembangan tulisan. Semua hal dapat ditulis, gagasan yang dibuat direkam, dilipatgandakan dan digambar serta diwariskan kepada para generasi.

4.      Zaman Cetak (the age of print)
Salah satu penyempurnaan paling besar dari perkembangan manusia berkomunikasi adalah ditemukannya cetakan. Sebelum abad ke-15 orang-orang Eropa memproduksi buku-buku dengan menyiapkan mau scripi (salinan yang dicetak menggunakan tangan). Hal penting yang mengikuti perkembangan era cetak ini adalah penggunaan kertas sebagai bahan untuk merekam tulisan.
Penemu cetakan pertama kali terjadi di mainz Jerman tahun 1455, dia bernama Johan Gutenberg. Dia lah yang awal mengenalkan cara mencetak, dia membangun gagasan dengan membat mesin baja untuk masing-masing huruf. Ini lah babak awal yang menjadi embrio munculnya era komunikasi massa. Awal abadd ke-16, mesin cetak Gutenberg telah mampu mencetak ribuan salinan buku cetak di atas kertas.
Melvin D Fleur dan Sandra J.Ball-Roeach (1989) mengatakan ada dua hal yang penting yang layak dicermati dalam era ini. Pertama, media surat kabar dan juga media cetak lainnya bisa muncul setelah seperangkat kompleksits elemen budaya muncul dan terus berkembang di masyarakat. Kedua, penemuan mesin cetak merupakan gabungan elemen dalam masyarakat.

Di akhir abad ke-19 menjadi jelas munculnya beberapa bentuk media cetak seperti surat kabar, buku dan majalah semua itu digunakan secara luas oleh masyarakat. Ahli sosiologi Amerika Charles Horton Cooley menyatakan ada beberapa faktor yang membuat media baru jauh lebih efisien dari pada proses komunikasi pada masyarakat sebelumnya, diantaranya Expressiveness (membawa perluasan gagasan dan perasaan), Permanent of Record (mengatasi waktu), Swiffness (mengatasi ruang), Diffussion (jalan masuk ke kelas-kelas yang ada dalam masyarakat).

5.      Zaman Komunikasi Massa (the age of mass communication)
Dengan kemunculan media cetak langkah aktivitas komunikasi mulai menanjak cepat. Seperti penemuan telegraf, ini menjadi elemen penting bagi akumulasi teknologi yang akhirnya akan mengarahkan masyarakat memasuki era media massa elektronik.

Beberapa decade terakhir percobaan yang dilakukan telah membawa kesuksesan untuk memasuki era dunia motion picture pada awal abad ke-20. Ini diikuti pada tahun 1920-an dengan pengembangan radio rumah tangga dan [ada tahun 1940 an dengan dimulainya televise rumah tangga. Bahkan tahun 1950 an pada saat radio mengalami kejenuhan pada keluarga Amerika, radio berkembang lebih pesat dengan melakukan penetrasi yang kian meningkat dalam bentuk radio kamar tidur dan di dapur didukung pertumbuhan sejumlah menara pemancar. Pada tahun-tahun selanjutnya media baru ditambahkan seperti videotek, televise kabel dan sebagainya. Komunikasi massa menjadi satu hal penting dan menjadi bagian dalam kehidupan modern saat ini.

Sketsa singkat peralihan utama di dalam kemampuan orang-orang untuk berkomunikasi menunjukkan dua faktor utama yaitu, Pertama “Revolusi” komunikasi terjadi sepanjang keberadaan manusia. Kedua, pertumbuhan media massa yang pesat. Pada era ini masing-masing media bertambah kompleks dan sempurna. Akumulasi peralatan media ini telah menjadikan pertumbuhan masyarakat semakin sempurna. Apalagi saat ini telah muncul komunikasi dengan memakai satelit. Acara yang disiarkan oleh media elektronik misalnya, tidak lagi direkam tetapi banyak yang disiarkan langsung. Dan tentunya dampaknya pun semakin terasa. Dan munculnya internet sebagai bentuk komunikasi massa yang paling baru membawa pengaruh yang tidak sedikit pula. Internet telah mengambil peran revolusi komunikasi yang kian kompleks. Inilah abad komunikasi massa. Semua dipercepat, dipermudah, disederhanakan, tetapi dampak nagatif yang ditimbulkan juga akan lebih nyata dan besar. Munculnya era komunikasi massa adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari komunikasi massa adalah keniscayaan sejarah perkembangan manusia dalam melakukan komunikasi. Semakin cerdas manusia, semakin kompleks dan rumit komunikasi yang dilakukan.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Awal dan Akhir Komunikasi Massa"

Post a Comment