![]() |
| Jenis-Jenis Film (Gambar : Pexels) |
Film dibedakan menurut sifatnya, yang
umumnya terdiri dari jenis-jenis film,
sebagai berikut :
1. Film Cerita (story film)
.Film cerita adalah film yang
mengandung suatu cerita, yaitu film yang menyajikan
kepada publik sebuah cerita. Sebagai cerita harus mengandungunsur-unsur yang dapat menyentuh rasa manusia.
Film yang bersifat auditif visual, yang dapat
disajikan kepada publik dalam bentuk gambar yang dapat dilihat dengan suara yang dapat didengar, dan yang
merupakan suatu hidangan yang sudah masak
untuk dinikmati, sungguh merupakan, suatu medium yang bagus untuk mengolah unsur-unsur cerita.
2. Film Berita (newsreel)
Film berita atau newsreel
adalah film mengenai fakta. Peristiwa yang benar-benar terjadi. Karena sifatnya berita, maka film
yang disajikan kepada publik harus mengandung
nilai berita (news value). Sebenarnya kalau dibandingkan dengan media lainnya seperti surat kabar dan radio
sifat “newsyfact” nya film berita tidak ada.
Sebab sesuatu berita harus aktual, sedang berita yang dihidangkan oleh film berita tidak pernah aktual. Ini disebabkan
oleh proses pembuatannya dan penyajiannya
kepada publik yang memerlukan waktu yang cukup lama. Akan tetapi dengan adanya TV yang juga sifatnya
auditif visual seperti film. Maka berita yang di filmkan dapat
dihidangkan kepada publik melalui TV lebih cepat dari
pada kalau dipertunjukan di gedung-gedung bioskop mengawali film utama yang sudah tentu film cerita.
3. Film Dokumenter (documentary film)
Titik berat dari film
dokumenter adalah fakta atau peristiwa yang terjadi. Bedanya dengan film berita adalah bahwa film berita
harus mengenai sesuatu yang mempunyai
nilai berita (news value) untuk dihidangkan kepada penonton apa adanya dan dalam waktu yang
sesingkat-singkatnya. Film berita sering dibuat dalam
waktu yang sangat tergesa-gesa. Karena itu mutunya sering tidak memuaskan. Sedangkan untuk membuat film dokumenter
dapat dilakukan dengan pemikiran
dan perencanaan yang matang. Berbeda pula dengan film cerita yang dapat diolah dengan unsurkejahatan dan
seks, film dokumenter tidak demikian. Dalam
merencanakan suatu film dokumenter diperlukan usaha keras dalam imajinasi, karena sering sekali mengalami
kesukaran untuk membebaskan diri dari hal-hal
yang menjemukan. Sedang publik yang akan dihidangi film tersebut harus tertarik, bahkan mereka harus dihibur.
4. Film Kartun (cartoon
film) Timbulnya gagasan untuk menciptakan film
kartun ini adalah dari para seniman pelukis.
Ditemukannya cinematography telah menimbulkan gagasan kepada mereka untuk menghidupkan gambar-gambar
yang mereka lukis. dan lukisan-lukisan
itu bisa menimbulkan hal yang lucu dan menarik, karena dapat “disuruh” memegang peranan apa saja, yang tidak
mungkin diperankan oleh manusia. Tokoh
dalam film kartun
dapat dibuat menjadi
ajaib, dapat terbang,
menghilang, menjadi besar,
menjadi kecil secara tiba-tiba dan
lain-lain.
Sumber :
Onong Uchjana Effendy. Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi.
Onong Uchjana Effendy. Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi.

Belum ada tanggapan untuk "JENIS-JENIS FILM"
Post a Comment