Iklan Ads

PENGERTIAN FILM

Pengertian Film
Pengertian Film
(gambar : Pexels)

Film pertama kali lahir dipertengahan kedua abad 19, dibuat dengan bahan dasar seluloid yang sangat mudah terbakar bahkan oleh percikan abu rokok sekalipun. Sejalan dengan waktu, para ahli berlomba-lomba untukmenyempurnakan film agar lebih aman, lebih mudah diproduksi dan enakditonton1. Film diartikan sebagai lakon cerita) hidup. definisi yang pertama, kita dapat membayangkan film sebagai sebuah benda yang sangat rapuh, ringkih, karena berbentuk pita seluloid atau hanya sekeping compact disc (CD). Tapi di sisi lain, pengertian kedua memberikan gambaran yang lebih kompleks, sebagai perekam sejarah yang baik2. Film adalah karya cipta seni dan budaya yang merupakan media komunikasi massa pandang dengar (audio video) yang dibuat berdasarkan asassinematografidengan direkam pada pita seluloid, pita video, piringan videoatau bahan hasil penemuan teknologi lainnya dalam segala bentuk, jenis danukuran melalui proses kimiawi, proses elektronika, atau proses lainnya, dengan atau tanpa suara, yang dapat dipertunjukan atau ditayangkan dengan sistem mekanik, elektronik, atau lainnya.
Pengertian  diatas  jelas  mengungkapkan  bahwa  film  adalah  sebuah  proses sejarah  atau  proses  budaya  suatu  masyarakat  yang  disajikan  dalam  bentukgambar hidup.  Sebagai  sebuah  proses,  banyak  aspek  yang  tercakup  dalam  sebuah  film. Mulai  dari  pemain  atau  artisnya,  produksi,  bioskop, penonton,  dan  sebagainya. Film  juga  identik  sebagai  hasil  karya  seni  kolektif  yang  melibatkan  sejumlah orang,  modal,  dan  manajemen.  Dalam  proses  pembuatannya,  pada  dasarnya  film merupakan  komoditi  jasa  kreatif  untuk  dinikmati  masyarakat  luas.  Dinilai  dari sudut  manapun,  film  adalah  acuan  otentik  tentang  berbagai  hal,  termasuk perkembangan  sejarah  suatu  bangsa.  Film  merupakan  karya  cipta  manusia  yang berkaitan  erat dengan  berbagai  aspek kehidupan. dari  kerja,  dan  sebuah  jawaban  atas  tuntutan  untuk  cara  menghabiskan waktu  luang  keluarga  yang  sifatnya  terjangkau  dan  (biasanya)  terhormat.  Film memberikan  keuntungan  budaya  bagi  kelas  pekerja  yang  telah  dinikmati  oleh kelompok  sosial  mereka  yang  cukup  baik.  Di  nilai  dari  pertumbuhannya  yang fenomenal,  permintaan  yang  dipenuhi  oleh film  sangatlah  tinggi. Film  merupakan  salah  satu  bentuk  media  massa  elektronik  yang  sangat besar  pengaruhnya  kepada  komunikan,  dampak  yang  ditimbulkan  bisa  positif  dan negatif.  Jadi  fungsi  media  massa  dan  tugas  media  massa  harus  benar-benar diperhatikan  oleh  komunikator,  apalagi  komunikator  yang  menggunakan  media massa  elektronik.  Film  misalnya  dalam  penyampaian  pesan-pesan  komunikasi sangat  berpengaruh  terhadap komunikan.
 

1.      Heru Effendy. Mari Membuat Film : Panduan Menjadi Produser. Jakarta : Erlangga. Edisi Kedua. 2009
2.      Anton Mabruri KN. Penulisan Naskah TV : Program Acara Televisi – Format Acara Televisi Drama. Depok : Mind 8 Publishing House. 2011
3.      Denis McQuail
4.      James Monaco. Cara Menghayati Sebuah  Film. Jakarta : Yayasan Citra. 1977

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "PENGERTIAN FILM"

Post a Comment