Iklan Ads

PROSES DAN MODEL DARI EFEK MEDIA : Premis Efek Media


Proses dan Model dari Efek Media (ridhoa3.com)

PREMIS EFEK MEDIA
Efek atau pengaruh adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima informasi. Pengaruh dikatakan mengena jika perubahan yang terjadi pada penerima sama dengan tujuan yang di inginkan komunikator. 

Media massa merupakan alat yang kuat dalam membentuk opini serta efek dalam perilaku. Media memiliki efek yang signifikan. Kita membeli sesuatu karena iklan, menonton film yang disebutkan disurat kabar, bereaksi pada berita di media, pada film, pada musik yang diputar di radio, dan sebagainya. Baik buruknya berita ekonomi mempengaruhi bisnis dan kepercayaan diri konsumen. Banyak kasus pemberitaan negative media, seperti pencemaran makanan atau tindakan asusila yang mengarah pada perubahan perilaku yang signifikan terkadang memiliki dampak ekonomi yang besar. Citra seseorang juga dapat dibentuk melalui media yang tentu saja hanya dapat menimbulkan dua efek yaitu baik atau buruk. Oleh karena itu beberapa peraturan ditujukan untuk mencegah media melakukan kerusakan dan mendukung media untuk melakukan kebaikan.

Pikiran kita penuh dengan kesan dan informasi yang diambil dari media. Kita hidup di dunia yang penuh dengan gambar dan suara dari media, dimana politik, pemerintahan, dan bisnis berjalan dengan asumsi kita tahu apa yang terjadi di dunia luar. Banyak usaha yang dilakukan oleh media untuk mendapatkan efek tertentu, terutama dengan menggunakan iklan dan kegiatan PR, dan biasanya cara ini kurang lebih akan berjalan sesuai dengan rencana. Walaupun demikian, ketidak pastian masih tetap ada. Sebagai contoh, konsistensi dan kesepakatan dalam sebuah pesan, integritas laporan berita dari sumber terpercaya digabungkan dengan khalayak yang luas. 

Kita dapat mengharapkan efek tertentu dalam pengetahuan publik. Tetapi, kita belum mengetahui dengan pasti seberapa besar perubahan yang akan terjadi atau sektor mana yang akan direspons secara lebih besar oleh khalayak, bukan individu. 

Sangat jarang media menjadi satu-satunya penyebab dari sebuah efek, hubungannya sangat sulit ditentukan. Terdapat banyak alasan untuk ketidakpastian ini, dan bahkan pikiran sehat diragukan ketika berhadapan dengan pertanyaan tentang efek media dalam area moral, opini, dan perilaku menyimpang yang paling menarik perhatian public. Media hampir tidak mungkin menjadi penyebab utama dan juga tidak mungkin dijadikan penjelas utama dari faktor psikologis, social, dan budaya yang terkait. Kita juga harus melihat media bukan sebagai benda melainkan sebagai pembawa pesan, gambar, dan ide yang sangat besar dan bervariasi. Sebagian besar material tersebut tidak berasal dari media, tetapi berasal dari masyarakat dan dikirimkan kembali oleh masyarakat oleh media.

Efek media cenderung membentuk debat public dalam media termasuk bentuk media baru seperti internet. Banyak efek potensial dari media massa terlalu rumit, halus, atau terjadi dalam jangka panjang untuk diukur dengan pengukuran yang tersedia. Hal yang terpenting adalah kita harus mempertimbangkan fakta bahwa efek ditentukan sama besarnya oleh penerima pesan. 

Menurut Gonzalez dalam (Unde 2015) ada tiga jenis efek yang ditimbulkan oleh medi massa yaitu, kognitif, afektif, dan konatif. Gonzales lebih lanjut menjelaskan bahwa ketiga efek ini berhubungan satu sama lain akan tetapi juga saling indipenden, sehingga menimbulkan sesuatu pengaruh sekuen yang berbeda. Dengan demikian, perubahan dalam satu dimensi efek tidak tentu diikuti oleh perubahan perilaku. Efek kognisi terjadi jika terdapat perasaan pada apa yang diketahui, dipahami, atau dipersepsi oleh khalayak. Efek ini berkaitan dengan transmisi pengetahuan, keterampilan, kepercayaan, atau informasi. Efek afektif timbul jika terpat perubahan pada apa yang dirasakan, disenangi, atau dibenci khalayak. Efek ini ada hubungannya dengan emosi, sikap, atau nilai. Sedangkan efek behavioral ialah perilaku yang merujuk pada perilaku nyata yang dapat diamati, yang meliputi pola tindakan, kegiatan, atau kebiasaan, dan dalam perilaku.

Judul lain terkait Proses dan Model dari Efek Media :
  • Sejarah Alamiah Penelitian dan Teori Dampak Media (empat fase)
  • Tipe Kekuasaan Komunikasi
  • Tingkat dan Jenis Efek
  • Tipologi Proses dari Efek Media
  • Respons dan Reaksi Individual (model Stimulus Respons)
  • Mediasi Kondisi dari Efek
  • Hubungan dan Dampak Sumber-Penerima 
  • Kampanye
 
 
 Daftar Pustaka
Unde, Andi Alimuddin. Televisi & masyarakat Pluralisti. Jakarta: prenada, 2015.
http://budidayakultivasi.blogspot.co.id/2014/01/rangkuman-bab-17-proses-dan-model-efek.htmlhttps://bincangmedia.wordpress.com/tag/tingkatan-efek-media/

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "PROSES DAN MODEL DARI EFEK MEDIA : Premis Efek Media"

Post a Comment