Iklan Ads

Peran Media Massa dalam Kehidupan Masyarakat

 Mengingat  kedudukan  media  massa  dalam  perkembangan  masyarakat sangatlah penting, maka industri media massa pun berkembang pesat saat ini. Hal ini  dapat  dilihat  dari  banyaknya  stasiun  televisi,  stasiun  radio,  perusahaan  media cetak,  baik  itu  surat  kabar,  majalah,  dan  media  cetak  lainnya.  Para  pengusaha merasa diuntungkan dengan mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang media massa  seperti  itu.  Hal  itu  disebabkan  karena  mengelola  perusahaan  dengan  jenis spesifikasi  mengelola  media  massa  adalah  usaha  yang  akan  selalu  digemari masyarakat sepanjang masa, karena sampai kapanpun manusia akan selalu haus akan informasi.

Tugas  dan  fungsi  pers  adalah  mewujudkan  keinginan  kebutuhan  informasi melalui medianya baik melalui media cetak maupun media elektronik seperti, radio, televisi, internet. Fungsi informatif yaitu memberikan informasi, atau berita, kepada khalayak  ramai  dengan  cara  yang  teratur.  Pers  akan  memberitakan  kejadian-kejadian  pada  hari  tertentu,  memberitakan  pertemuan-pertemuan  yang  diadakan, atau pers mungkin juga memperingatkan orang banyak tentang peristiwa-peristiwa yang diduga akan terjadi (Budyatna, 2006:27).

Peran  media  massa  dalam  kehidupan  sosial,  terutama  dalam  masyarakat modern  telah  memainkan  peranan  yang  begitu  penting.  Menurut  McQuail  dalam bukunya  Mass Communication Theories,  ada enam perspektif dalam hal melihat peran media.(McQuail, 2000:66) : 

Pertama, melihat media massa seabagai window on event and experience. Media dipandang sebagai jendela yang memungkinkan khalayak melihat apa  yang  sedang  terjadi  di  luar  sana.  Atau  media  merupakan  sarana belajar untuk mengetahui berbagai peristiwa. 

Kedua, media juga sering dianggap sebagai  a mirror of event in society and  the world, implying a faithful reflection. Cermin  berbagai  peristiwa  yang  ada  di  masyarakat  dan  dunia,  yang merefleksikan  apa  adanya.  Karenanya  para  pengelola  media  sering merasa  tidak  “bersalah”  jika  isi  media  penuh  dengan  kekerasan,  konflik, pornografi dan berbagai keburukan lain, karena memang menurut mereka faktanya demikian, media hanya sebagai refleksi fakta, terlepas dari suka atau tidak suka. Padahal sesungguhnya,  angle, arah dan  framing  dari isi yang  dianggap  sebagai  cermin  realitas  tersebut  diputuskan  oleh  para profesional  media,  dan  khalayak  tidak  sepenuhnya  bebas  untuk mengetahui apa yang mereka inginkan. 

Ketiga, memandang media massa sebagai filter, atau  gatekeeper yang menyeleksi berbagai hal untuk diberi perhatian atau tidak. Media senantiasa memilih isu,  informasi  atau  bentuk  content  yang  lain  berdasar  standar  para pengelolanya.  Disini  khalayak  “dipilihkan”  oleh  media  tentang  apa-apa yang layak diketahui dan mendapat perhatian. 

Keempat,  media  massa  seringkali  pula  dipandang  sebagai  guide,  penunjuk  jalan atau  interpreter,  yang  menerjemahkan  dan  menunjukkan  arah  atas berbagai ketidakpastian, atau alternatif yang beragam. 

Kelima,  melihat  media  massa  sebagai  forum  untuk  mempresentasikan  berbagai informasi  dan  ide-ide  kepada  khalayak,  sehingga  memungkin  terjadinya tanggapan dan umpan balik. 

Keenam,  media  massa  sebagai  interlocutor,  yang  tidak  hanya  sekadar  tempat berlalu  lalangnya  informasi,  tetapi  juga  partner  komunikasi  yang memungkinkan terjadinya komunikasi interaktif. 

Pendeknya,  semua  itu  ingin  menunjukkan,  peran  media  dalam  kehidupan sosial bukan sekedar sarana  diversion, pelepas ketegangan atau hiburan, tetapi isi dan informasi yang disajikan, mempunyai peran yang signifikan dalam proses sosial. Isi  media  massa merupakan  konsumsi otak bagi  khalayaknya,  sehingga  apa  yang ada  di  media  massa  akan  mempengaruhi  realitas  subjektif  pelaku  interaksi  sosial. Gambaran tentang realitas yang dibentuk oleh isi media massa inilah yang nantinya mendasari  respon  dan  sikap  khalayak  terhadap  berbagai  objek  sosial.  Informasi yang  salah  dari  media  massa  akan  memunculkan  gambaran  yang  salah  pula terhadap objek sosial itu. Karenanya media massa dituntut menyampaikan informasi secara  akurat  dan  berkualitas.  Kualitas  informasi  inilah  yang  merupakan  tuntutan etis dan moral penyajian media massa.

Beranjak dari peran media massa diatas, maka sangat penting artinya ketika media massa lokal di Kota Jayapura turut serta menjadi bagian dalam proses peningkatan local  governance.  Salah  satu  fungsi  yang  bisa  dimainkan  disini  adalah  sebagai media  komunikasi  antara  pemimpin  dengan  rakyatnya  mengenai  kebijakan-kebijakan yang akan dan telah ditetapkan, sekaligus juga sebagai sarana input dari rakyat  kepada  pemimpin  di  daerah.  Komunikasi  yang  efektif  merupakan  elemen mendasar  dari  demokrasi,  sekaligus  landasan  penting  bagi  terjalinnya  kerjasama antara masyarakat dan pemerintah.

Postingan terkait:

1 Tanggapan untuk "Peran Media Massa dalam Kehidupan Masyarakat"

  1. I was taking a gander at some of your posts on this site and I consider this site is truly informational! Keep setting up.. photonics-jp.com

    ReplyDelete